wiranto on February 7th, 2010

Ledakan informasi pada jaringan internet menyebabkan masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan informasi yang cepat dan relevan dengan kebutuhannya. Untuk itu diperlukan sistem yang dapat mengakses dan menemukan informasi seperti yang dikehendaki. Dalam proses pencarian informasi terdapat dua tipe pencari. Tipe pertama adalah pencari yang sudah memiliki referensi yang jelas informasi apa yang hendak dicari. Tipe seperti ini cukup dibantu dengan mesin pencari (search engine). Sedangkan tipe kedua adalah seseorang yang tidak berbekal referensi, namun hanya memiliki topik tertentu. Pencari tipe kedua ini dapat dipastikan mengalami kesulitan untuk mendapatkan informasi yang dimaksud. Oleh karena itu, dia tidak cukup dibantu hanya dengan search engine tetapi juga memerlukan suatu sistem penyedia rekomendasi (recommender system) dalam menemukan informasi yang diinginkan.

Recommender system membantu kita dalam mengatasi masalah information overload dengan menyediakan saran-saran bersifat personal berdasarkan pada history perilaku pengguna sebelumnya.  Ada dua pendekatan dalam membangun recommender system, yaitu Collaborative Filtering (CF) dan Content-Based (CB).

Recommender System dengan pendekatan CF akan bekerja dengan cara menghimpun feedback pengguna dalam bentuk rating bagi item-item dalam suatu domain yang diberikan dan memanfaatkan kemiripan dan perbedaan antar profil dari beberapa pengguna dalam menentukan bagaimana merekomendasi suatu item.

Recommender System dengan pendekatan CB akan menyediakan rekomendasi dengan cara membandingkan representasi content (isi) yang dikandung oleh suatu item terhadap representasi isi dari item menarik pengguna.

Pendekatan CB dapat secara unik mencirikan setiap pengguna,  tetapi pendekatan CF memiliki beberapa keuntungan, yaitu :

  • Pendekatan CF dapat bekerja dalam domain dimana terdapat sedikit content yang berasosiasi dengan item atau ditempat dimana content sulit dianalisis menggunakan komputer seperti ide, opini, dll.
  • Pendekatan CF mempunyai kemampuan untuk menyediakan rekomendasi yang tidak terduga atau tidak disengaja, misalnya dapat merekomendasikan item yang relevan kepada pengguna sekaligus tidak mengandung content dari profil pengguna tersebut.

Karena alasan itulah, pendekatan CF banyak digunakan untuk mengembangkan sistem penyedia rekomendasi dalam berbagai domain.  Namun bukan berarti CF tidak punya kelemahan. Ada dua masalah utama dari pendekatan CF, yaitu masalah sparsity dan masalah first-rater.

Masalah SPARSITY.

Masalah ini  muncul jika sebagian besar pengguna tidak memberikan penilaian atau rating pada banyak item, sehingga matrik rating user-item yang digunakan dalam proses pencarian kemiripan antar pengguna menjadi sangat sparse.  Kalau kondisi tersebut terjadi, kemungkinan mendapatkan himpunan pengguna dengan rating sangat mirip akan rendah. Kasus demikian sering terjadi ketika sistem mempunyai rasio item-to-user sangat tinggi. Masalah ini juga terjadi saat sistem berada pada tahap awal pemanfaatan, belum ada pengguna yang memberikan rating, juga saat terdapat penambahan item baru yang tentu belum ada ratingnya.

Masalah FIRST-RATER.

Dalam pendekatan CF, suatu item tidak direkomendasikan kecuali telah ada pengguna yang memberikan rating kepadanya terlebih dahulu. Masalah ini berlaku terhadap item-item baru dan juga item-item yang tidak jelas atau tak dikenali. Kondisi yang demikian ini tentu akan merugikan pengguna, terutama yang memiliki wawasan luas dan ingin memilih dari berbagai sumber atau item.

Read the rest of this entry »

wiranto on February 1st, 2010

Nilai Kapita Selekta Data Mining & Data Warehousing Semester I 2009/2010.

NO

NIM

NAMA

NILAI

1

M0507002 ABDURRAHMAN AL FAIZ

84

2

M0507003 AGUS SETIAWAN

80

3

M0507004 AHMAD ROSYID

82

4

M0507007 ANDES VOLKANA

-

5

M0507009 ARDHI WIJAYANTO

81

6

M0507010 ARIEF ADI NUGROHO

-

7

M0507011 BAYU PRATAMA RUDY N

80

8

M0507012 BINTORO SUSILO

82

9

M0507013 BUDI PRASETIYO

82

10

M0507014 DENI AGUS KRISTIANTO

82

11

M0507017 EKO PRASETYO

84

12

M0507019 ERFAN AGIL PUTRANTO

82

13

M0507020 FATIMAH

81

14

M0507021 FATIMAH SHERA PUTERI

85

15

M0507022 FERY DWI HERMAWAN

81

16

M0507023 HAFIDZ CAHYO U

82

17

M0507024 HARI SULISTIYONO

83

18

M0507025 K BATARA SAKTI P

82

19

M0507026 KRISNA BATHARA

82

20

M0507027 LYLA RUSLANA AINI

83

21

M0507028 M DACHLAN ZAIM

80

22

M0507030 NINA ANINDYAWATI

81

23

M0507031 NURUL CHAMIDAH

83

24

M0507032 PUSPANDA HATTA

82

25

M0507033 RABBANI M REZA

78

26

M0507034 RAHMAT YUDI WIBOWO

-

27

M0507036 RETISA HERYATI SIWI

84

28

M0507039 RIMA DHIAN P H

81

29

M0507041 SAYEKTI HADI ATI

84

30

M0507042 SETYONO AJI WIBOWO

84

31

M0507043 SUROJO DEWANOTO

81

32

M0507044 SYARIFAH HANUM

83

33

M0507045 TEGUH PURNOMO

82

34

M0507046 TITIK MUSYAROFAH

81

35

M0507047 TRIHASTUTI YUNIATI

83

36

M0507048 VIHI ATINA

83

37

M0507049 VINA ZAHROTUN KAMILA

81

38

M0507050 WEKAPERDANA P

83

39

M0507053 YOSAFAT C

-

40

M0507054 YUNI SUSANTI

81

wiranto on October 16th, 2009

Ini kiriman dari seorang teman.

Dialog berikut ini lumayan untuk belajar bahasa Inggris.

Caller : Hello, can I speak to Annie Wan (anyone) ?
Operator : Yes, you can speak to me.
Caller : No, I want to speak to Annie Wan (anyone)!
Operator : You are talking to someone! Who is this?
Caller : I’m Sam Wan (Someone). And I need to talk to Annie Wan (anyone)! It’s urgent.
Operator : I know you are someone and you want to talk to anyone! But what’s this urgent matter about?
Caller : Well… just tell my sister Annie Wan (anyone) that our brother Noe Wan (no one) was involved in an accident. Noe Wan (no one) got injured and now Noe Wan (no one) is being sent to the hospital. Right now, Avery Wan (everyone) is on his way to the hospital.
Operator : Look if no one was injured and no one was sent to the hospital, then the accident isn’t an urgent matter! You may find this hilarious but I don’t have time for this, you moron!

Caller : You are so rude! Who are you?
Operator : I’m Saw Lee (Sorry).
Caller : Yes! You should be sorry. Now give me your name!!

………………..argh………. cepe dech!  he…he…he…

wiranto on October 14th, 2009

Rapat Koordinasi Nasional APTIKOM 2009  akan diselenggarakan pada tanggal 17-19 November 2009 dengan mengambil tempat di Hotel Ritzy, Menado, Sulawesi Utara.  Tema Rakornas APTIKOM tahun ini adalah “Strategi Meningkatkan Daya Saing Lulusan Informatika dan Komputer Indonesia: Melalui National Qualifications Framework menuju Komunitas Best Practices”.

Beberapa issue yang akan dibahas dalam Rakornas APTIKOM 2009 antara lain :

  1. Model “National Qualifications Framework” untuk Rumpun Ilmu Informatika dan Komputer yang berlaku secara nasional dan mengikat bagi seluruh program studi yang terkait dengannya;

  2. Panduan dan Tata Cara Penyelenggaraan Mata Kuliah berbasis E-Learning untuk kalangan terbatas maupun nasional (Program E-Bursa APTIKOM) yang selaras dengan prinsip Sistem Pendidikan Nasional – terutama dalam kaitannya dengan mekanisme credit transfer dan credit earning;

  3. Ragam contoh dan template kurikulum bidang studi Sistem Komputer, Ilmu Komputer/Teknik Informatika, Sistem Informasi, Rekayasa Piranti Lunak, dan Teknologi Informasi berdasarkan Panduan Penyusunan Kurikulum Rumpun Ilmu Informatika dan Komputer 2008 yang berbasis Multi-Source Learning;

  4. Pemetaan model kurikulum kelima bidang studi tersebut dengan 220 jenis profesi bidang informatika dan komputer yang dikenal oleh dunia industri;

  5. Surat Keterangan dari pihak APTIKOM dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terkait dengan hal-hal sebagai berikut:
    a.Kode ESPBED untuk kelima bidang studi pada rumpun ilmu informatika dan komputer dengan segala variasi dan penjelasanya;
    b.Terminologi bidang studi dan program studi yang ditekuni mahasiswa dan pemetaan kompetensinya, untuk mendukung kebutuhan persyaratan proses rekrutmen Pegawai Negeri (Sipil) dan sejenisnya;
    c.Implementasi E-Bursa Nasional APTIKOM dengan mekanisme credit transfer dan credit earning yang diakui oleh Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia; dan
    d.Nomenklatur yang terkait dengan gelar akademik, vokasi, maupun profesional yang disepakati bersama.

  6. Rancangan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga APTIKOM yang telah direvisi dan diadopsi berdasarkan kebutuhan APTIKOM Wilayah;

  7. Struktur dan konten database alamat serta profil Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer se-Indonesia yang disampaikan dalam sebuah “Directory Book APTIKOM 2009-2010”; dan

  8. Langkah-langkah dan Program Kerja Jangka Pendek yang akan dilakukan oleh APTIKOM Pusat dan Wilayah selama tahun 2010 – serta persiapan Musyawarah Nasional APTIKOM 2010 yang akan diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat.

Bersamaan dengan Rakornas ini akan diselenggarakan pula “Call for Paper” dengan mengambil tema utama “Building the National Competitive Advantage through Producing World-Class ICT Workers in Indonesia: the Proposed Strategy and Implementation”

Informasi lebih lanjut mengenai mekanisme pendaftaran dan berbagai hal terkait dengan program ini dapat dilihat pada website STMIK Parna Raya atau situs resmi Aptikom.

wiranto on September 9th, 2009

Selama ini beredar pameo di masyarakat bahwa orang yang bersikap jujur akan hancur, tapi ramadhan tahun ini justru ada kejadian sebaliknya, orang yang nggak jujur justru tidak mujur. Pak Fulan yang berprofesi sebagai sopir taksi mendapat pelajaran berharga dari kejadian tersebut. Dia sangat menyesal karena sudah berkata tidak jujur pada penumpangnya.

Ceritanya, beberapa hari yang lalu - karena sesuatu hal - beliau tidak berpuasa. Nah, ketika mengantarkan penumpang sepasang suami isteri yang berpenampilan rapi (sang bapak mengenakan kopiah, sang ibu berjilbab) beliau ditanya penumpang : maaf pak, bapak puasa apa enggak? Melihat penampilan penumpangnya seperti itu, pak Fulan jadi pekewuh kalau menjawab tidak puasa. Insya Allah saya puasa pak, begitu jawab pak Fulan mencoba tidak jujur.

Setelah beberapa saat dalam perjalanan, pasangan penumpang tersebut minta diampirkan di sebuah rumah makan. Setiba di depan rumah makan, penumpang laki-laki berkata : maaf ya pak, kami sedang dalam perjalanan menjalankan tugas, kami tidak puasa, seandainya bapak tidak puasa tentu kami ajak makan bersama, maaf lho pak… Pak Fulan pun menjawab (dengan tidak jujur lagi) : nggak papa pak…., saya sudah makan kok, makan sahur tadi subuh. Padahal hari itu beliau tidak puasa dan sebenarnya pingin sekali makan di rumah makan yang terkenal dengan kelezatan hidangannya tersebut. Nah, terbukti kan bahwa orang yang tidak jujur pasti tidak mujur. Semoga kita bisa bercermin dari kejadian kecil tersebut.

wiranto on September 9th, 2009

Ternyata cukup lama juga saya tidak meng-up date blog ini. Alasannya klasik, sibuk dengan berbagai aktivitas :-) Beberapa hari yang lalu saya sudah berjanji kepada teman, sahabat dan mahasiswa untuk meluangkan waktu menulis kembali dalam blog ini. Janji harus ditepati, itu salah satu prinsip hidup yang harus dipegang agar kita bisa menjaga kehormatan diri.

Kebetulan saja sejak tadi sore sampai tengah malam (tepatnya menjelang pagi) ini saya masih asyik membaca beberapa paper dari proceeding oleh-oleh bu Dewi Wisnu Wardani yang baru saja pulang dari tugas belajar  di NCKU Taiwan. Setelah saya lihat di kalender ternyata sudah masuk hari Rabu, 09-09-2009. Tidak ada yang istimewa dari angka tersebut kecuali mudah diingat.

Insya Allah besok pagi saya akan mulai mem-posting tulisan. Sementara saya batasi dalam tiga kategori saja, yaitu kuliah, riset dan cermin. Kategori KULIAH merupakan media untuk komunikasi dengan adik-adik mahasiswa. Kategori RISET akan saya isi dengan gagasan, makalah dan referensi yang berkaitan dengan kegiatan penelitian. Sedangkan kategori CERMIN berisi tulisan ringan yang berisi nasihat agar kita mau bercermin pada peristiwa masa lalu.